Aku duduk sendiri saja
di bawah pohon jambu yang gugur bunganya; indah sekali
-seperti dirimu yang selalu tersenyum dalam doaku.-
Aku duduk sendiri saja
membayangkan kita adalah sebuah sungai; kau hulu dan aku hilir.
Lalu jarak yang memisahkan, namun arus rindu selalu menyelamatkan.
Kualah mata air air mata rinduku, melayarkan perahu kertas dari hulu sampai ke hilir sungai itu.
Aku duduk sendiri saja
membaca pesan perahu kertasmu. Di bawah pohon jambu yang gugur bunganya.
Oleh : DTA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar